Mading 3 Dimensi merupakan salah satu sarana penyampaian informasi lewat sebuah bentuk visual dan tulis. Mading 3 Dimensi itu bukan hanya media komunikasi yang informatif namun juga asyik untuk dinikmati tampilannya. Salah satu medianya terdapat dalam lomba OSKANU.
Tepatnya dalam lomba OSKANU Kabupaten Pati 2017 MTs. Salafiyah berhasil keluar sebagai juara 1 untuk cabang lomba Mading 3D dan berhak mewakili Kabupaten Pati di tingkat provinsi pada Desember kemarin. Mengusung judul Pesantren Salafiyah, tema “Santri 1000 Nuansa” MTs. Salafiyah mengumpulkan total nilai 220. Unggul dari peserta-peserta lain.
Maksud dari judul Pesantren Salafiyah adalah tidak lain bahwa di Pati sendiri banyak sekali berdiri pesantren-pesantren salaf, khususnya Salafiyah, Kajen, berciri khas pembelajaran agama. Judul tersebut mencakup pesantren era sekarang yang lebih fleksibel dalam menyikapi perkembangan zaman. Tidak hanya mengedepankan pembelajaran agama namun IPTEK juga ditekankan.
Tema Santri 1000 Nuansa merupakan representasi dari para santri yang datang dari berbagai daerah, membawa ciri khas masing-masing. Walaupun begitu keberagamaan yang dibawa mereka akan terasa menjadi indah jika dibingkai dengan pembelajaran keislaman yang didapatkanya di pondok pesantren.
Cara pembuatan dilakukan secara kelompok terdiri atas tiga siswa dan dilakukan selama lebih kurang satu bulan pengerjaan. Tentunya diarahkan oleh para pembimbing. Kami hanya membantu mengarahkan, dan merumuskan ide dari siswa kami. Mereka lebih kreatif dalam menyikapi berbagai persoalan yang ada di lingkungan pesantren kemudian digqgas dalam bentuk mading 3D”, ungkap salah satu pembimbing Mading MTs. Salafiyah Nor Edy Maghfur.
Selain ide-ide, bahan yang digunakan pun beragam, mulai dari kardus bekas, stik eskrim, buah palem, ranting kering, triplek alas, karpet, batu-batu kecil, kaleng rokok, pelepah pisang, koran bekas, kertas semen, dan sebagainya. Tim redaksi MTs. Salafiyah dalam lomba mading 3D tersebut antara lain Atika Anisatul Muhajiroh, Tiara Rahma Sari NJ, dan Asrina Citra. Mereka masing-masing berasal dr kelas 9, 8, dan 7. Hal tersebut bertujuan sebagai kaderisasi berjenjang agar siswa dan siswi mengambil pengalaman untuk dapat berpartisipasi lagi di tahun-tahun mendatang.
Rubrik dalam mading memuat Salam Redaksi, Artikel. Opini, Berita, Puisi, Pantun, Kata Mutiara, dan lain sebagainya. Laporan utama dalam mading tersebut adalah Arti Pesantren Era Global dan Siklus Perkembangan Santri Now yang ditulis oleh Atika dan Tiara.
Pada mading tetsebut ada lukisan sebuah pantai dan laut, serta ada replika kapal juga. Hal tersebut merupakan gambaran para alumni yang berlayar ke samudra lepas untuk menjadi sesuatu yang diinginkan. Beragam profesi dan keahlian juga banyak ditemukan pada lulusan2 pondok pesantren. Maka dari itu, janganlah takut menjadi santri, kesuksesan tidak diukur dari di mana kita belajar. Tapi kesungguhan dan kesabaran yang menjadi pembelajaran penting dalam pondok pesantren.
(Berita/At-Tatsqif/Triwulan-Januari-2018-Halaman3)
Dok. Berita MTs. Salafiyah (25/01/2018)
