Program rutinan setiap satu tahun sekali hasil kerjasama dari pihak Madrasah Tsanawiyah Salafiyah dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Margoyoso terlaksana dengan baik. Program berlangsung selama tiga hari mulai dari (26/9) sampai (28/9) bertempat di Aula Madrasah. Target penyuluhan adalah semua siswa-siswi kelas 7 tanpa terkecuali baik putra maupun putri.
Men sana in corpore sano, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kira-kira itulah ungkapan latin betapa pentingnya persoalan menjaga kesehatan. Madrasah sebagai lembaga pendidikan yang menjadi tempat banyak individu beraktivitas, tentu sudah selayaknya menjadikan kesehatan anak didik sebagai penyokong utama lancarnya kegiatan belajar mengajar.
Hal ini pula yang ditekankan Waka Kesiswaan, Bapak Ade Irma Widodo, S.Pd. dalam upaya memaksimalkan kegiatan belajar mengajar dengan kondisi anak didik yang sehat. “Kerjasama ini dalam rangka penjaringan bagi siswa dan siswi madrasah, utamanya adalah untuk mengetahui (screening) kesehatan anak-anak,” ujar Bapak Ade.
Pihak Puskesmas melakukan pemeriksaan terkait dengan kesehatan indra penglihatan, mulut serta gigi, indra pendengaran, dan juga kondisi kulit. Pemeriksaan tinggi badan dan berat badan juga tidak ketinggalan. Melalui hasil dari upaya tersebut akan dapat diketahui kondisi tubuh semua anak, apakah mereka sudah sehat sepenuhnya atau justru butuh rujukan.
“Rujukan Kesehatan ditujukan untuk anak-anak yang membutuhkan penanganan kesehatan lebih lanjut sehingga bisa mengikuti kegiatan belajar dengan maksimal,” ucap Bapak Ade menjelaskan.
Ada baiknya menjaga kesehatan di setiap waktu, pandemi Covid-19 yang melanda dunia beberapa waktu sebelumnya bisa menjadi contoh nyata. Betapa banyak kerugian dialami bagi yang terdampak. Sesungguhnya sehat memanglah sesuatu yang mahal.
(Red./MTs./SLF)
