Tepat pada tanggal 28 Oktober 2022, bertempat di halaman Madrasah Tsanawiyah Salafiyah, Kajen, Pati, digelar sebuah acara dengan tajuk “Gelar Karya” peringatan hari sumpah pemuda. Acara tersebut dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Mohammad Syarif Nabil (IX A) sebagai dirigen. Kemudian pembacaan susunan acara oleh Zahra Nurul Azkya dan Yumna Ulayya Ainun Nafidz. Setelah itu dilanjut dengan pembukaan sambutan Bapak Kepala Madrasah, yakni Bapak Kiai Ahmad Ruman Masyfu’ S.H., M.Si., dalam sambutan beliau menyampaikan beberapa pesan yang berkaitan dengan sumpah pemuda.
Salah satu pesan dalam sambutan tersebut adalah pidato yang pernah disampaikan oleh Bapak Ir. Soekarno yang berbunyi “Berikan aku 1.000 orang tua akan kucabut Semeru dengan akarnya. Berikan aku 10 pemuda akan kuguncangkan dunia.” Selain itu beliau juga memberikan pertanyaan-pertanyaan bagi seluruh siswa-siswi, siapa pun yang dapat menjawab dan beruntung, mendapatkan hadiah. Seperti siswi kelas VII G, Ajla Mafazah.
Dalam acara tersebut juga banyak penampilan-penampilan hebat dari siswa-siswi, khususnya para calon peserta lomba PORSEMA tahun ini. Ada penampilan tunggal (solo) dan penampilan kelompok. Penampilan Solo yang ditampilkan yakni pidato Bahasa Arab oleh Nayla Ka’sa El Fayza (VIII G), qasidah putra Muhammad Fakhruddin (IX A) monolog putri oleh Helyatul Faadiyah Husain (IX F) dan lain sebgainya. Penampilan secara kelompok yakni Teater Monolog Putri, Teater Putra, dan Pagar Nusa.
Menurut Secha Alviana Windiyanti sebagai salah seorang tokoh pada penampilan teater monolog baginya peringatan hari sumpah pemuda sangat mendukung siswa dan siswi madrasah agar berani mengekspresikan dirinya di depan umum, membentuk mentalitas. “Anggap saja itu semua angin yang lewat,” ujar Secha.
Sementara itu banyak siswa-siswi yang kagum dengan perform teater putra, karena klimaksnya bagus dan endingnya juga memukau. Setelah penampilan-penampilan tersebut usai, acara ditutup ditutup oleh pembawa acara. Setelah rangkaian pementasan, Ratibul Haddad diadakan sebagai rutinan setiap hari Kamis yang dipimpin oleh Ustaz Puji.
