Sebanyak 250 santriwan dan santriwati dari keluarga besar Yayasan Salafiyah Kajen, turut serta memeriahkan Karnaval 10 Muharram untuk memperingati Haul Waliyullah K.H. Ahmad Mutamakkin. Dimulai pada Jumat (28/7) siang setelah selesai salat Jumat, panasnya terik mentari tidak menyurutkan minat para peserta karnaval. Selain itu, atensi penonton yang membludak sampai membuat Jalan Raya Pati-Tayu tepatnya di sekitar Balai Kecamatan Margoyoso macet dan harus ditutup.
Rute yang kurang lebih 1,5 kilometer ditempuh oleh 20 peserta rombongan. Start dimulai dari Balai Kecamatan Margoyoso hingga finish di Jalan Ronggo Kusumo pertigaan SD Negeri Kajen. Berbagai macam jenis kesenian ditampilkan mulai dari Marching Band, Tongtek Dangdut, sampai Grup Angklung.
Abela Zahrotul Maulidia, siswi kelas VIII K dari MTs. Salafiyah yang menonton jalannya karanaval, mengatakan bahwa karnaval pada tahun ini lebih ramai dari tahun sebelumnya. Abel juga turut mengapresiasi dan bangga akan penampilan rombongan-rombongan dari Yayasan Salafiyah Kajen. “Karena rombongan Marching Band yang tampil lebih banyak dan bagus-bagus,” ujar Abel.
Hal senada disampaikan Arina Hidayati Novia Arifin, siswi kelas VIII K dari MTs. Salafiyah Kajen yang merupakan teman sekelas Abel. Menurut Arin, dia sangat menikmati jalannya karnaval meski ada sedikit yang membuatnya terganggu, yaitu keberadaan oknum-oknum pengganggu kenyamanan penonton lain. “Bagus, tapi sayangnya ada rombongan yang kurang membuat nyaman,” kata Arin menjelaskan.
Yayasan Salafiyah Kajen menampilkan sebanyak 5 rombongan secara berurutan. Masing-masing adalah Bahana Swara (Marching Band Madrasah Aliyah Salafiyah), kemudian Zidni Ilma (Grup Rebana Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah), Bahana Saka (Marching Band Madrasah Tsanawiyah Salafiyah), Suara Saka (Grup Angklung SMK Salafiyah) diikuti dengan rombongan Salafiyah Fashion Street oleh Tata Busana SMK Salafiyah yang penuh karya-karya fenomenal peragaan busana.
Semoga tahun depan pihak panitia penyelenggara Karnaval 10 Muharram dapat lebih meningkatkan lagi kemampuan dalam mengatur jalannya acara. Baik dari segi keamanan serta penampilan yang meriah. Semua pihak tentu berharap Haul Waliyullah K.H. Ahmad Mutamakkin dapat benar-benar menjadi peringatan penuh berkah, barokah, dan memberi kebahagiaan baik bagi masyarakat Kajen maupun masyarakat luar daerah yang berkunjung.
(Red./MTs./SLF)
