Masih sama seperti tahun lalu. Program rutinan setiap satu tahun sekali hasil kerjasama dari pihak Madrasah Tsanawiyah Salafiyah dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Margoyoso terlaksana dengan baik. Pada kesempatan kali ini program berlangsung selama dua hari mulai dari (9/10) sampai (10/10) bertempat di Halaman Madrasah. Target penyuluhan adalah semua siswa-siswi kelas 7 tanpa terkecuali baik putra maupun putri.
Men sana in corpore sano, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kira-kira itulah ungkapan latin betapa pentingnya persoalan menjaga kesehatan. Madrasah sebagai lembaga pendidikan yang menjadi tempat banyak individu beraktivitas, tentu sudah selayaknya menjadikan kesehatan anak didik sebagai penyokong utama lancarnya kegiatan belajar mengajar.
Hal ini ditekankan dalam upaya memaksimalkan kegiatan belajar mengajar dengan kondisi anak didik yang sehat. Kegiatan cek kondisi kesehatan sekaligus menjadi rangkaian penjaringan bagi siswa dan siswi madrasah, utamanya adalah untuk mengetahui (screening) kesehatan anak-anak.
Pihak Puskesmas melakukan pemeriksaan terkait dengan kesehatan indra penglihatan, mulut serta gigi, indra pendengaran, dan juga kondisi kulit. Pemeriksaan tinggi badan dan berat badan juga tidak ketinggalan. Melalui hasil dari upaya tersebut akan dapat diketahui kondisi tubuh semua anak, apakah mereka sudah sehat sepenuhnya atau justru butuh rujukan.
PJ (Penanggung Jawab) acara, Ibu Muhimmatul Muzdalifah, S.Pd. menuturkan pada tahun ini ada perbedaan dari tahun sebelumnya, terutama bagi siswi putri yaitu ditambahi pemeriksaan HB. Hal ini karena anak-anak putri yang beranjak remaja tentu mengalami menstruasi. “HB ukuran umumnya 10,5 ke atas tetapi tadi ada yang dicek HB nya 9 ke bawah. Jadi dikasih obat penambah darah,” ujar Bu Dalif.
(Red./MTs./SLF)
