Sebanyak 25 siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Kajen, Pati, mengunjungi Kebun Sumber Pelangi Soneyan, Desa Soneyan, Margoyoso, Pati. Tepatnya pada Selasa (24/10) pagi suasana belajar lebih dekat dengan lingkungan berlangsung tanpa kendala. Setibanya di lokasi tim Lembaga Pers Siswa At-tatsqif langsung mendapatkan pengarahan dan materi tentang Kebun Sumber Pelangi Soneyan oleh pihak pengelola. Setelah materi dirasa cukup kemudian dilanjutkan dengan kegiatan berjalan-jalan mengelilingi kebun.
“Utamanya kelengkeng New Kristal, sepengamatan saya di Pati belum banyak yang membudidayakan. Jadi, saya berinisiatif mengelola secara masif di sini,” ujar Bapak Daryadi, S.T. yang merupakan pemilik sekaligus pengelola Kebun Sumber Pelangi Soneyan.
Selain kelengkeng New Kristal, Bapak Daryadi juga membudidayakan jenis tumbuhan alpukat. Termasuk di antaranya ada alpukat alligator dan miki yang jarang ditemui di Indonesia. Ada juga durian musang king, rambutan rapiah, dan beberapa jenis tanaman obat.
“Luas tanah Kebun Sumber Pelangi Soneyan perkiraan sekitar 2 hektar. Masih banyak area dan fasilitas yang perlu kami benahi jadi belum resmi grand opening meskipun sudah kepikiran,” ucap Bapak Daryadi.
Kebun tersebut merupakan hasil hobi dari Bapak Daryadi yang suka berkebun. Tanah yang dahulunya dipenuhi dengan kebun jeruk disulap menjadi kebun agro yang memiliki lebih banyak jenis varian tumbuhan dan ruang kegiatan. Tidak hanya itu, tata letak bangunan yang rapi, bersih, dan berwarna agar pengunjung nyaman juga diperhatikan Pak Dar hasil berbagi pendapat dengan Ibu Sri Kustiyani, S.E. yang merupakan istri beliau.
“Harapan saya, kebun ini kelak dapat menjadi sarana belajar interaksi dengan alam dan lingkungan sekaligus tempat istirahat (penghilang penat) yang layak. Sehingga orang-orang tidak perlu jauh-jauh mencari tempat semacam ini,” kata Bapak Daryadi menjelaskan keinginannya pada masa mendatang.
(Red./MTs./SLF)
