Senin (22/1) siang bertempat di Halaman Gedung Pusat Madrasah Tsanawiyah Salafiyah, Kajen, Pati, sekelompok siswa yang tergabung dalam KPS (Keluarga Pelajar Salafiyah) periode kepengurusan anggota 2023/2024 mengadakan acara ubudiyah praktik pemandian dan pengkafanan jenazah. Acara tersebut merupakan salah satu program kerja tahunan oleh KPS divisi Keagamaan. Selain itu, praktik tersebut diharapkan dapat menjadi contoh yang bermanfaat dan menambah pengetahuan siswa terkait proses penanganan jenazah yang sesuai dengan syariat Islam.
Miqdar Haqqo Ullimta Rusyda, siswa yang turut serta ambil bagian sebagai Pembawa Acara dan Qiro’atul Quran dalam acara tersebut, mengungkapkan rasa senangnya, “Senang dan bisa belajar lebih banyak tentang tata cara yang benar ketika memandikan jenazah,” ujar Haqqo.
Proses praktik pemandian jenazah tersebut dipandu oleh Bapak Ahmad Sholeh selaku Modin (Lebai) Desa Kajen. Sekaligus menjadi narasumber yang menyampaikan materi sebelum praktik dimulai. Banyak hal dalam proses pemandian jenazah yang dirasa penting, disampaikan Bapak Sholeh secara lengkap.
“Pendapat saya tentang acara praktik pemandian jenazah tersebut, sangat penting adanya untuk dijadikan pembelajaran bagi para siswa MTs. Salafiyah Kajen karena akan sangat berguna pada masa mendatang,” kata Haqqo, menyampaikan pandangannya mengenai acara ubudiyah yang diselenggarakan KPS.
Sementara itu, Syauqiy Syihab Misbah selaku Ketua Panitia Acara menjelaskan betapa pentingnya mengetahui tata cara penanganan jenazah yang baik, utamanya bagian memandikan dan mengkafani. Acara tersebut juga menurutnya dapat mengingatkan dia dan teman-temannya sebagai mahluk yang kelak akan meninggal. “Maka dari itu teman-teman harus lebih tekun lagi dalam menuntut ilmu. Juga untuk memenuhi harapan masyarakat terhadap kita sebagai santri MTs. Salafiyah Kajen yang unggul dan bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Syauqiy.
(Red./MTs./SLF)
Dokumentasi foto: KPS 2023-2024
